ilustrasi menabung (magnific.com/magnific)
Kenaikan gaji juga bisa menjadi kesempatan untuk memperbesar dana yang kamu siapkan untuk masa depan. Daripada seluruh uang tambahan digunakan untuk belanja, kamu bisa mengalokasikan sebagian untuk tabungan pensiun atau instrumen investasi jangka panjang. Langkah ini membuat kenaikan penghasilan tidak hanya terasa manfaatnya sekarang, tetapi juga bisa membantu membangun kondisi finansial yang lebih kuat di kemudian hari. Semakin cepat kamu meningkatkan kontribusi, semakin besar peluang dana tersebut berkembang dalam jangka panjang.
Moore merekomendasikan kontribusi setidaknya 15 persen dari penghasilan tahunan ke rekening pensiun, termasuk kontribusi dari pemberi kerja. Kalau sebelumnya kamu hanya menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan pensiun, kenaikan gaji bisa menjadi momen untuk meningkatkan kontribusimu.
Di Indonesia, pekerja penerima upah juga memiliki program BPJS Ketenagakerjaan, seperti JHT dan JP, yang sebagian iurannya memang ditanggung oleh perusahaan. Dengan begitu, tambahan penghasilan tidak harus seluruhnya digunakan untuk memperbesar pengeluaran, tetapi bisa diarahkan untuk memperkuat persiapan finansial di masa depan.
Kenaikan gaji memang patut disyukuri, tetapi kamu tidak harus langsung mengubah gaya hidup secara drastis. Langkah pertama yang penting adalah menghitung berapa penghasilan bersih yang benar-benar masuk setelah kenaikan tersebut.
Setelah itu, sesuaikan bujet berdasarkan kebutuhan dan alokasikan sebagian tambahan penghasilan untuk tujuan jangka panjang. Dengan cara ini, kenaikan gaji gak cuma membuatmu punya lebih banyak uang untuk dibelanjakan, tapi juga membuat kondisi finansialmu lebih aman.