Investasi sering dianggap sebagai cara untuk mengembangkan kekayaan dalam jangka panjang namun tidak semua keputusan untuk menempatkan dana ternyata memiliki karakteristik yang sama. Ada investasi yang didukung oleh aset atau kegiatan usaha yang memang menghasilkan nilai, sementara keputusan spekulatif ternyata lebih banyak bergantung pada perubahan harga dan juga perkiraan pasar.
Perbedaan yang ada memang harus dipahami agar seseorang tidak hanya melihat potensi keuntungan saja tanpa mempertimbangkan sumber keuntungan dan juga risiko yang turut menyertainya. Dengan mengenali karakteristik investasi yang produktif dan spekulatif, maka investor bisa menentukan strategi yang paling sesuai dengan tujuan, jangka waktu, dan kemampuan menanggung risiko.
