Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Total Emisi Obligasi-Sukuk Sepanjang 2026 Tembus Rp52,44 Triliun
ilustrasi obligasi (freepik.com/katiin
  • Total emisi obligasi dan sukuk di BEI sepanjang 2026 mencapai Rp52,44 triliun dari 48 emisi oleh 32 emiten.
  • PT Bank Mandiri Taspen mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II senilai Rp1,5 triliun dengan peringkat idAAA dari Pefindo.
  • IHSG naik 6,14 persen ke level 7.458,496 disertai peningkatan kapitalisasi pasar menjadi Rp13.189 triliun dan aktivitas investor asing yang tetap tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun ini mencapai Rp52,44 triliun.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, selama periode 6—10 April 2026 terdapat satu emisi baru di BEI. Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi yang tercatat sepanjang tahun ini sebanyak 48.

"Sepanjang tahun 2026, telah tercatat 48 emisi obligasi dan sukuk dari 32 emiten dengan total nilai Rp52,44 triliun," kata dia, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (12/4/2026).

1. Pencatatan satu obligasi

Ilustrasi Obligasi/Surat Berharga. (IDN Times/Aditya Pratama)

PT Bank Mandiri Taspen pada Rabu (8/4) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap II Tahun 2026 di BEI. Adapun nilai emisi obligasi tersebut sebesar Rp1,5 triliun.

"Obligasi ini memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat," kata dia.

2. Total emisi obligasi dan sukuk

ilustrasi surat utang negara/obligasi (IDN Times/Aditya Pratama)

Dengan keseluruhan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 654 emisi, dengan nilai outstanding sebesar Rp534,00 triliun dan 139,34 juta dolar AS. Sebanyak 654 emisi tersebut diterbitkan oleh 136 emiten.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp6.423,84 triliun dan 352,10 juta dolar AS. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak tujuh emisi senilai Rp2,13 triliun.

3. IHSG menguat pekan ini

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

IHSG selama sepekan mengalami kenaikan sebesar 6,14 persen dan ditutup pada level 7.458,496 dari 7.026,782 pada pekan lalu. Sejalan dengan itu, kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp13.189 triliun. Angka tersebut naik 7,18 persen dibanding pekan lalu, yang sebesar Rp12.305 triliun.

Sementara itu, investor asing pada Jumat (10/4) kemarin mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp193,87 triliun. Sedangkan sepanjang tahun ini, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih mencapai Rp37,14 triliun. Angka ini naik dibanding pekan lalu senilai Rp33,83 triliun.

Editorial Team