Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Purbaya Bongkar Penyebab IHSG Terus Tersungkur

Purbaya Bongkar Penyebab IHSG Terus Tersungkur
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026) (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan IHSG disebabkan persepsi negatif terhadap ekonomi nasional, padahal fundamental ekonomi dan APBN Indonesia dinilai masih kuat serta aktivitas ekonomi meningkat.
  • Kemenkeu berencana memperkuat kerja sama dengan Bank Indonesia untuk menghapus sentimen negatif yang memengaruhi pasar keuangan dan saham domestik agar stabilitas pasar bisa pulih.
  • IHSG anjlok 8,69 persen dalam sepekan hingga berada di level 5.594,765, sementara sejak awal tahun hingga Mei 2026 sudah terkoreksi total 29,14 persen menurut data OJK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menerus hingga jatuh di bawah level 6.000 dipengaruhi sentimen negatif terhadap perekonomian dalam negeri. Padahal, menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tumbuh baik.

"Jadi kendala utamanya adalah persepsi negatif terhadap ekonomi kita. Yang nggak terlalu benar, karena APBN kita bagus, ekonominya tumbuh cukup bagus sampai sekarang kalau kita lihat ke mana-mana semuanya economic activity kan meningkat," kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

1. Akan berupaya hilangkan sentimen negatif

WhatsApp Image 2026-06-06 at 09.53.07.jpeg
Gubernur BI Perry Warjiyo, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Komisi XI DPR Mohammad Hekal, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di DPR (IDN Times/Trio Hamdani)

Purbaya menyatakan, ketika muncul persepsi bahwa Indonesia mau hancur, maka sebagian orang akan terpengaruh, sehingga memberi sentimen buruk pada pasar keuangan maupun pasar saham. Karena itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memperkuat kerja sama dengan sejumlah pihak terkait demi memulihkan pasar keuangan dan pasar saham domestik, salah satunya dengan Bank Indonesia (BI).

"Itu yang akan kita hilangkan dengan kerja sama yang lebih erat dengan bank sentral. Sebelumnya juga sudah erat, cuma kita lebih eratin lagi," ucapnya.

2. IHSG sepekan anjlok 8,69 persen

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

IHSG selama sepekan ini, periode 2-5 Juni 2026 anjlok di bawah level 6.000. Berdasarkan daa Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG rontok 8,69 persen, sehingga ditutup pada level 5.594,765 dari posisi pekan lalu di 6.127,381.

Merosotnya IHSG sepanjang pekan ini mendorong kapitalisasi pasar saham di BEI menyusut dibanding pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI sepekan ini tercatat Rp9.807 triliun, susut 8,59 persen dibanding pekan lalu sebesar Rp10.729 triliun.

3. IHSG Januari-Mei 2026 rontok 29 persen

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Sementara itu, berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IHSG sejak awal tahun hingga Mei 2026 telah terkoreksi 29,14 persen (year to date/ytd).

Sedangkan sepanjang Mei 2026, IHSG terkoreksi 11,92 persen dibanding bulan sebelumnya (month to month/mtm). IHSG akhir bulan lalu berakhir pada level 6.127,38.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More