Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berawal dari Nol, UMKM Mebel Sukoharjo Ini Kini Ekspor ke Spanyol & AS
Produk mebel CV Swakarya Jaya Furniture, usaha yang didirikan oleh Febrina Lossu, kini berhasil menembus pasar internasional. (dok. BRI)
  • Febrina Lossu memulai CV Swakarya Jaya Furniture di Sukoharjo dari nol tanpa modal dan tempat produksi, berbekal semangat belajar serta tekad menembus pasar ekspor mebel.
  • Pelatihan Ekspor BRI Peduli membekali Febrina dengan pengetahuan penting tentang dokumen, pembayaran internasional, dan pengiriman barang yang membuat proses ekspor lebih aman dan efisien.
  • Dengan konsistensi menjaga kualitas dan dukungan pelatihan, CV Swakarya Jaya Furniture kini sukses mengekspor produk ke Spanyol dan Amerika Serikat melalui program TJSL BRI Peduli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    CV Swakarya Jaya Furniture, usaha mebel asal Sukoharjo, berhasil menembus pasar ekspor ke Spanyol dan Amerika Serikat setelah mengikuti pelatihan ekspor dan menjaga kualitas produknya.
  • Who?
    Usaha ini didirikan oleh Febrina Lossu dan mendapat dukungan dari program Pelatihan Ekspor BRI Peduli yang dijalankan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI.
  • Where?
    Kegiatan usaha berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan tujuan ekspor ke Spanyol dan Amerika Serikat.
  • When?
    Perjalanan usaha dimulai sejak tahun 2020 dan saat ini telah mencapai tahap ekspor internasional setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan BRI Peduli.
  • Why?
    Keberhasilan ekspor dicapai karena semangat belajar, konsistensi menjaga kualitas produk, serta peningkatan kapasitas melalui pelatihan yang membantu memahami proses bisnis internasional.
  • How?
    Febrina memulai usaha tanpa modal besar, mempelajari industri mebel secara mandiri, mengikuti pelatihan ekspor BRI Peduli, lalu menerapkan pengetahuan baru untuk memperluas jaringan dan mengamankan transaksi internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Merintis usaha dari nol bukan perkara mudah. Namun, keterbatasan modal tak membuat Febrina Lossu mengurungkan niatnya membangun CV Swakarya Jaya Furniture di Sukoharjo, Jawa Tengah. Berkat kemauan belajar dan konsisten menjaga kualitas produk, usaha mebel yang dirintis sejak 2020 itu kini berhasil menembus pasar internasional.

Perjalanan tersebut juga didukung berbagai upaya peningkatan kapasitas, salah satunya melalui Pelatihan Ekspor yang diselenggarakan BRI Peduli.

1. Berani memulai meski tanpa modal dan tempat produksi

Produk mebel CV Swakarya Jaya Furniture, usaha yang didirikan oleh Febrina Lossu, kini berhasil menembus pasar internasional. (dok. BRI)

Febrina memulai usahanya setelah melihat peluang ekspor produk kayu dan mebel Indonesia. Berbekal rasa ingin tahu, ia mempelajari industri mebel dan pasar ekspor secara mandiri, sekaligus mulai mencari calon pembeli dari luar negeri.

"Karena melihat adanya peluang ekspor kayu atau mebel, maka saya memberanikan diri untuk mulai mencari tahu tentang industri mebel dan pasar ekspor. Dari situ saya juga mulai mencari buyer agar usaha ini bisa berkembang," ujar Febrina.

Namun, perjalanan membangun usaha tidak berjalan mudah. Ia mengaku harus memulai semuanya dari nol, bahkan tanpa memiliki tempat produksi sendiri.

"Kendala utama kami terletak pada keterbatasan modal, karena saya tidak memulai usaha dengan modal. Tanpa punya tempat kerja, semua dimulai dari nol. Untuk saat ini kendala utamanya adalah mencari buyer," tuturnya.

2. Pelatihan ekspor membantu memahami proses bisnis internasional

Gedung BRI. (Dok. BRI)

Di tengah proses mengembangkan usaha, Febrina mengikuti Pelatihan Ekspor yang diselenggarakan BRI Peduli.

Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai proses ekspor, mulai dari penyusunan dokumen, mekanisme pembayaran internasional, hingga tata kelola pengiriman barang agar transaksi berjalan lebih aman dan minim risiko.

Menurut Febrina, pelatihan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru yang langsung dapat diterapkan dalam menjalankan bisnisnya.

"Setelah mengikuti pelatihan, saya jadi mengetahui beberapa langkah yang sebelumnya tidak pernah saya pahami. Sekarang saya lebih mengerti tentang dokumen ekspor, sistem pembayaran, hingga jasa angkut. Pengetahuan ini sangat membantu karena membuat proses ekspor menjadi lebih aman dan dapat mengurangi risiko," ungkapnya.

3. Kini produknya berhasil menembus pasar Spanyol dan Amerika Serikat

Produk mebel CV Swakarya Jaya Furniture, usaha yang didirikan oleh Febrina Lossu, kini berhasil menembus pasar internasional. (dok. BRI)

Bekal pengetahuan dari pelatihan, ditambah konsistensi menjaga kualitas produk serta memperluas jaringan, perlahan membuahkan hasil. Saat ini, CV Swakarya Jaya Furniture telah berhasil mengekspor produknya ke Spanyol dan Amerika Serikat.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus berupaya mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas melalui Pelatihan Ekspor.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, mulai dari memahami strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk sesuai standar internasional.

"Kisah CV Swakarya Jaya Furniture menjadi salah satu contoh bahwa ketika semangat pelaku UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional semakin terbuka," tegas Dhanny.

Melalui program tersebut, BRI berharap semakin banyak UMKM Indonesia mampu meningkatkan daya saing dan membawa produk lokal ke pasar global. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article