Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ibuku Tak Kunjung Datang

[PUISI] Ibuku Tak Kunjung Datang
ilustrasi pemakaman (pexels.com/Pixabay)

Aku terus berjalan mencari-cari 

Hujan deras pun tetap ku cari 

Tapi benar kata orang, ibuku sudah tiada 

Beruntunglah bagi orang-orang yang masih punya ayah dan ibu

Mereka tidak merasakan nelangsa sepertiku 

 

Nasihat basa-basi orang tak pernah ku dengar 

Mereka bilang, aku harus bersyukur 

Masih ada keluarga kecil yang harus ku jaga 

Apa-apaan ini, hatiku dan akal ku tetap tak bisa terima! 

 

Aku masih membutuhkanmu, ibu

Sangat! 

Mana janjimu dulu, kau bilang akan tetap bersamaku 

Menua bersamaku, tapi kau pergi terlebih dahulu 

Kita belum sempat berbicara, kita belum sempat bercanda

 

Disaat hari itu, saat malaikat menjemputmu 

Hatiku hancur berantakan 

Dinding kamar menjadi saksinya

Langitku telah runtuh semenjak hari itu 

Ibuku tak kunjung datang, dia sudah berpulang 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction