Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bekas yang Tak Terlihat

[PUISI] Bekas yang Tak Terlihat
Perempuan yang duduk sendiri di tepi danau (pexels.com/Aleksandr Neplokhov)

Aku adalah manusia yang punya luka,
luka yang terpendam
di dalam diri.

Aku tertawa,
bercanda dan bersenandung
bukan karena lukanya sudah reda,
hanya saja ia bersembunyi
di tempat paling dalam.

Tentu orang lain tak pernah melihatnya,
karena yang mereka lihat hanya keadaan luar.
Mereka pun tak memahami,
sebab setiap luka yang mendera
tentu berbeda.

Aku tak memaksa mereka untuk memahami
luka yang sedang kurasakan.
Hanya saja, jangan memintaku
untuk sembuh dengan cepat.

Karena saat ini
sembuh tidak lagi berarti kembali seperti semula,
melainkan tentang terbiasa
menjalani hari dengan bekas pecahannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Bunga yang Gugur Tanpa Musim

15 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISi] Aksara Abadi

[PUISi] Aksara Abadi

12 Mei 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Alur Hidup

[PUISI] Alur Hidup

12 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pagi yang Menunggu

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction