[PUISI] Ada yang Berbeda dari Mentari Pagi Ini

Ada yang berbeda dari mentari pagi ini
Cahayanya tak lagi jernih, meski menyilaukan
Binarnya menyampuk jemawa, mendabik dada
Pada debu-debu yang beterbangan
Dan angin yang kehilangan arah pulang
Embun yang biasanya menyapa dedaunan
Mendadak seteru, enggan bersentuhan
Seolah jeri dan gelisah, takut diadukan
Sebagai sisa ingatan yang asing dan tertinggal
Memendap dalam senyap yang merayap
Pagi ini tak lagi mengenal aromanya
Hanya teka teki tentang apa dan kenapa
Ia merekah, tapi terasa ganjil dan hampa
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















