[PUISI] Diam Tak Terhentikan

Manusia memiliki banyak rasa,
Ada senang, sedih
Ada marah, juga kecewa.
Aku adalah aku
Yang terus terhanyut dalam diam
Saat semua perasaan itu datang.
Diam bagiku,
Bukan hal yang asing,
Ia sudah lama menemani.
Namun ada saatnya,
Hatiku ingin berteriak,
Pada hal-hal yang tak mampu terucap.
Aku berteriak,
Namun suaraku sembunyi
Tersimpan rapi dalam diam.
Mereka yang mampu mengekspresikan
Sering kali membuat hatiku bergetar,
Untuk bisa mengekspresikan perasaan.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















