Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Air Mata

Dokumen pribadi
Dokumen pribadi

Semakin dikenang

Semakin hancur hati ini

Bilir-bilir luka meleleh

Harapan cinta mengental

Mencoba membuat tangis

Dan menghapus air mata di pipi


Kapankah air mata ini akan berubah?

Berubah menjadi air mata bening dan tak keruh

Kapan derai tangis terhenti?

Terhenti menjadi setetes-tetes terakhir


Harusnya tak perlu mempertaruhkan air mata

Hanya demi satu kenangan

Demi masa yang telah pergi

Mengapa?

Mengapa sampai sekarang tak bisa melupakan?

Mengapa terus jatuh dan menumpah air mata yang perih karena hati?


Sekarang mata ini menjadi perasa air mata yang jatuh

Jatuh untuk cinta yang selalu terabaikan

Air mata terus jatuh menderai

Terlalu lama menetes dan terus menumpah

Bersama serpihan hati yang terbawa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nur Wahida
EditorNur Wahida
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Januari Tidak Tergesa

07 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja.

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

04 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi puisi selangkah mundur

[PUISI] Selangkah Mundur

03 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
ilustrasi buku kumpulan sajak

[PUISI] Sajak Cinta

03 Jan 2026, 16:47 WIBFiction