Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Anatomi Kekacauan yang Bernama Saudara
ilustrasi seorang anak yang bermain bersama (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Ia adalah peta yang dilipat sembarang
Namun selalu tahu jalan pulang
Berbelok, tersesat, lalu tertawa
Seolah hidup bukan lomba tiba duluan

Kerandomannya sering mengacaukan rencana
Namun jarang mengacaukan niat baik
Ia datang tak tepat waktu
Tapi selalu tepat saat dibutuhkan

Kami berbeda seperti hujan dan debu
Namun bertemu di satu halaman yang sama
Tentang tumbuh dari rumah yang serupa
Meski arah langkah sering tak sejalan

Jika dunia terasa terlalu serius
Aku mencari namanya di antara tawa
Karena saudara adalah bukti
Bahwa yang berisik justru paling mengerti diamku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎