Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Antara Cukup dan Serakah

[PUISI] Antara Cukup dan Serakah
ilustrasi keong kecil berteduh di balik daun (unsplash.com/Vivienne Klein)

Hujan deras membasuh bumi
Aku terdiam menatap sekitar
Di balik daun hijau yang bersemi
Keong kecil berlindung dari gelegar

Alam bekerja dengan rahasia
Saling menjaga dalam harmoni
Satu lenyap, lainnya ikut binasa
Sesederhana itu sunyi ini terkunci

Sanggupkah hijau bertahan abadi?
Agar anak cucu masih bisa melihat
Mampukah manusia berhenti membelah diri
Antara rasa cukup dan ingin yang hebat?

Manusia sering lupa akan batasnya
Padahal luka terus tercipta di situ
Bolehkah aku berharap pada akhirnya
Agar serakah tak lagi membelenggu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bekas yang Tak Terlihat

30 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction
[PUISI] Mencari Damai

[PUISI] Mencari Damai

29 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kalian Bisa Apa?

[PUISI] Kalian Bisa Apa?

28 Mar 2026, 21:44 WIBFiction
[PUISI] Merekam Sumbang

[PUISI] Merekam Sumbang

28 Mar 2026, 20:52 WIBFiction
[PUISI] Kelam

[PUISI] Kelam

28 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

28 Mar 2026, 05:25 WIBFiction