Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Perayaan Tanpa Pesta

[PUISI] Perayaan Tanpa Pesta
ilustrasi pria duduk di dekat jendela (pexels.com/Mehmet Akif)

Tak ada balon di langit hari ini
Tak ada sorak yang memecah sunyi
Hanya aku dan napas panjang
Yang berusaha diam dan tenang

Aku merayakan bertahan
Meski isi bumi tak sempat menoleh
Merayakan jatuh yang tak diumumkan
Dan bangkit yang tak perlu tepuk tangan meriah

Di sudut ruang yang sepi
Terlihat manusia yang kusut
Sedang menyusun ulang harapan kembali
Yang sempat retak oleh ragu dan takut

Ini perayaan tanpa pesta
Tanpa gaun, tanpa lagu meriah
Cukup keyakinan sederhana
Aku sendirian, dan itu layak dirayakan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Subuh yang Beku

28 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction