Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bangunan Kosong

[PUISI] Bangunan Kosong
Ilustrasi bangunan kosong (pexels.com/Dirk Schuneman)

Bangunan kosong bernada monokrom berdiri menyendiri

di tengah warna-warni gedung yang rutin direnovasi dengan rapal-rapal ambisi yang berapi.

 

Masuklah dan kau akan dapati dinding kelabu dengan ratusan pajangan

yang berisi gurat-gurat asal-asalan

yang tampak seluruhnya dilukis secara ugal-ugalan.

 

Bualan kosong yang dituang dalam bingkai yang ompong

Meski  begitu, nadi berdenyut pada kuas yang menggores

Sebongkah jiwa menghanyut,

bermuara pada tempo yang kelak menjemput.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang yang Dirampas

16 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction