Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bayang Sunyi yang Berbisik

[PUISI] Bayang Sunyi yang Berbisik
ilustrasi orang di ruangan temaram (pexels.com/Emrah Yazıcıoğlu)

Di sudut ruangan yang temaram,
Bayang sunyi berbisik pelan
Menceritakan malam-malam yang pergi
Tanpa pamit, tanpa jejak

Aku mendengarnya dalam gelap
Seperti daun kering bergesek angin
Menyisakan getar di dada
Yang tak kunjung reda

Kadang ingin kugenggam erat
Bayang itu, agar tak hilang lagi
Tapi ia menari lincah
Melalui celah jendela terbuka

Hingga fajar menyapa lembut
Mengusir bisik yang melelahkan
Dan kuajak jiwa ini berjalan
Menuju cahaya yang menjanjikan damai

Sunyi bukan akhir cerita
Tapi ruang untuk menabur benih baru
Di tanah hati yang pernah gersang
Sampai mekar harum, kembali utuh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kenangan yang Tak Ikut Pergi

26 Mar 2026, 06:02 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction