Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tempat Berserah

[PUISI] Tempat Berserah
ilustrasi menggelar sajadah (pexels.com/Thirdman)

Di antara waktu yang tak pernah letih
Ruang sunyi
tempat segala resah
Menanggalkan nama panjangnya
Menjadi angin yang pulang tanpa suara

Di sana, berdiri layaknya daun terakhir
Tak lagi melawan angin
Membiarkan takdir menuntun
Meromantisasi malam tanpa riuh

Tempat berserah itu bukan sebuah titik
Melainkan lembah lembut
Sajadah usang menghampar
Layaknya permadani megah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mengalir Menuju Lautku

27 Mar 2026, 07:00 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction