Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bahasa Tatapan

[PUISI] Bahasa Tatapan
Ilustrasi wanita yang sedang menatap sesuatu (pexels.com / Elizaveta Dushechkina)

Bersama tanpa kata
Sendiri tanpa kesunyian
Basa-basi terdengar sepi
Terbalut bisingnya pikiran dalam diam

Satu per satu tatapan kecil itu bernarasi meski dipalingkan
Begitu riuh berdialog dalam benak
Di tengah intuisi yang tak kunjung meleset
Dan kebetulan-kebetulan kecil yang terus tersingkap

Sampai pada satu kesimpulan
Bahwa Sang Pemilik skenario sedang ambil bagian
Menanti khusyuknya doa dalam batasan waktu
Untuk jawaban terbaik pada setiap pertanyaan rahasia

Demi ribuan ragu yang butuh diyakinkan
Juga tumpukan wacana yang mulai terbaca abu-abu
Dan langkah-langkah kaki yang terus terhenti tanpa diskusi
Sebab hilangnya memaknai kejujuran hati dua sejoli

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction