Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bekas Bahagia

[PUISI] Bekas Bahagia
ilustrasi diam (pexels.com/ Trinity Kubassek)

Di sudut mata yang dulu tertawa

Ada genangan yang tak lagi mengalir

Bekas bahagia menempel di dinding jiwa

Seperti lukisan lama yang enggan pudar

Ada jejak langkah di halaman kenangan

Yang tak bisa dibersihkan waktu

Tawa yang pernah meledak di ruang dada

Kini tinggal gema sayup dan sendu

Bekas itu tak perih, tapi mengendap,

seperti sisa parfum pada kemeja usang,

menggoda hati untuk kembali sebentar,

walau tahu, semuanya telah hilang.

Bekas itu tak perih, tapi mengendap

Seperti sisa parfum pada kemeja using

Menggoda hati untuk kembali sebentar

Walau tahu semuanya telah hilang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Nyanyian Sunyi untuk Rumah Lama

01 Apr 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction
[PUISI] Mencari Damai

[PUISI] Mencari Damai

29 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kalian Bisa Apa?

[PUISI] Kalian Bisa Apa?

28 Mar 2026, 21:44 WIBFiction