Perjalanan panjang tanpa ujung
Berkelit lidah berharap jalan terang
Namun, apa jua jika hati masih satu
Mengetuk pintu yang tertutup kaku

Ku kira mudah memasuki hati yang rapuh
Berharap benih cinta kan datang dengan indah
Namun, apa daya jika ternyata aku salah
Hatimu terisi penuh tanpa ada celah

Lalu, apakah aku lelah?
Tidak, aku tak kan pernah menyerah
Perasaanku padamu terus bergemuruh
Percayalah, aku kan membuat hatimu utuh