Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Beranjak dalam Sekejap

[PUISI] Beranjak dalam Sekejap
ilustrasi perkotaan (pexels.com/Maximilian Ruther)

Barangkali engkau hendak mengatakan teramat cepat 

Untuk waktu yang berlari memburu 

Bahkan ia tak kenal dengan kata lambat 

Entah beristirahat di tengah penat 

 

Buktinya sudah beranjak dalam sekejap 

Bukankah perubahan sudah mulai merambat 

Lihat pepohonan yang dulu lebat 

Bukankah sekarang sudah habis dibabat? 

 

Berganti dengan bangunan padat

Engkau mungkin lupa tanah yang dulu gelap 

Bukankah sekarang sudah berubah menjadi gemerlap?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction