Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bertolak Belakang

[PUISI] Bertolak Belakang
ilustrasi kontras kehidupan (unsplash.com/Pawel Czerwinski)
Share Article

Satu pohon menumpahkan hijau
Daunnya bergemuruh seperti tawa yang dipamerkan
Orang bilang ia hidup, tapi lihatlah
tidak semua yang rimbun berarti bebas dari angin yang mengguncang

Yang lain berdiri telanjang, cabangnya gundul
Menggigil di bawah matahari yang menukik
Ia terlihat mati, tapi batangnya adalah bukti
bahwa semua badai telah dilalui dan tetap tegak di bumi

Di dunia yang selalu menilai kemegahan
Rimbun dicium angin, rontok dicibir hujan
Namun, kehidupan pohon-pohon ini tetap berjalan
Yang rimbun menua di kemegahan daun
Yang gundul bertahan di kesederhanaan batang
Dua cara berbeda untuk tetap ada di bumi yang sama

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction