Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bumi Tak Pernah Benar-Benar Mati

[PUISI] Bumi Tak Pernah Benar-Benar Mati
Bumi dan manusia (pexels.com/Da vid)

Hujan turun seperti bisikan purba
membasuh tanah yang retak oleh waktu
membelai akar yang mencari makna
membawa sisa-sisa cerita yang nyaris punah

Di lembah yang tak disebut peta
burung-burung berkabar pada angin
tentang ladang yang dulu berkilau emas
kini tertidur dalam abu dan debu

Tapi Bumi tak pernah lupa cara bernapas
ia menumbuhkan harapan di celah batu
mengajar laut untuk tetap bernyanyi
dan Matahari untuk tetap setia pulang

Lihatlah, dari sungai yang nyaris mati
seekor ikan kecil menantang arus
mencari muara yang belum menyerah
seperti kita, yang terus bertahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Vita R
EditorVita R
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction