Ia berjalan di bawah langit yang membiru,l
Namun baginya langit hanya langit yang semu
Senja menumpahkan jingga di ujung waktu
Ia menatap sebentar, lalu berlalu begitu
Ia tak tahu mengapa bunga disebut indah
Baginya kelopak hanyalah sesuatu yang merekah
Tak mengerti mengapa hujan bisa membawa berkah
Ia hanya menghitung genangan yang membuat langkahnya susah.
Padahal dunia tak pernah berhenti memberi warna
Hanya saja dia yang memilih hidup tanpa melihat maknanya
![[PUISI] Buta Warna](https://image.idntimes.com/post/20260816/img_2537_48a12901-ff25-4874-8963-9c2ec058b983.jpeg)