Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Cerita Hujan

[PUISI] Cerita Hujan
ilustrasi bermain air hujan (pexels.com/Anastasiya Lobanovskaya)

Sebenarnya ribet jika dia hadir
Harus jadi lebih banyak yang dilindungi
Makin rempong ke sana ke sini
Apalagi datangnya juga tiba-tiba
Siap gak siap jadi basah kuyup semua

Hujan entah kenapa merepotkan
Dia mengubah suasana dan waktu
Dari saat ini menuju kenangan lama sampai ke masa depan
Hingga tak sadar bukan lagi tetesan hujan yang membasahi diri
Melainkan air mata yang membasahi pipi

Semakin deras hujan
Semakin buncah suara tangisan
Kilatan petir berganti rintihan tentang takdir
Dan suara guntur berubah jadi amarah hancur

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ainun Rahmawati
EditorAinun Rahmawati
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction