Ada cinta yang telah kurawat setiap hari
Ia berkembang indah, meski hanya aku yang peduli
Durinya kupangkas setiap kali mulai tumbuh
Agar tak menyisakan luka di jemarimu
Saat sudah mekar, akan kurangkai sebaik mungkin
Cukup terima kelopaknya yang memancarkan pesona
Kusisakan juga batangnya untuk kau genggam
Biar lebih mudah kau hirup aromanya
Bila sudah layu, buanglah tanpa rasa bersalah
Kalau mau lagi, akan kutanam kembali dengan senang hati
Sebab bunga ini tak menuntut tempat di tanganmu, Nona
Ia bebas kau nikmati dengan cara yang kau mau
![[PUISI] Cinta yang Mekar untuk Nona](https://image.idntimes.com/post/20260902/ai-nhan-q0yun3fsjc-unsplash-1_262715a0-4cb5-43f8-96df-78c2e103d858.jpg)