Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Cinta yang Mekar untuk Nona
ilustrasi seseorang memberi bunga (unsplash.com/Ai Nhan)

Ada cinta yang telah kurawat setiap hari
Ia berkembang indah, meski hanya aku yang peduli
Durinya kupangkas setiap kali mulai tumbuh
Agar tak menyisakan luka di jemarimu

Saat sudah mekar, akan kurangkai sebaik mungkin
Cukup terima kelopaknya yang memancarkan pesona
Kusisakan juga batangnya untuk kau genggam
Biar lebih mudah kau hirup aromanya

Bila sudah layu, buanglah tanpa rasa bersalah
Kalau mau lagi, akan kutanam kembali dengan senang hati
Sebab bunga ini tak menuntut tempat di tanganmu, Nona
Ia bebas kau nikmati dengan cara yang kau mau

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team