Senja kembali dirundung kabut
Larutkan sendu di tiap awan abu
Seolah ia tahu
Hariku harus berakhir kelabu
Angin malam pun dinginnya bukan ampun
Berhembus, sengaja buatku layu
Seolah ia tahu
Tak ada yang bakal memelukku
Alam tak larat buatku malu
"Payah," ucapnya padaku
Nampaknya ia memang tahu
Tiada siapapun yang akan membelaku
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Cundang
![[PUISI] Cundang](https://image.idntimes.com/post/20211129/fromandroid-ac53537981f2b4f9c18bd0f99ec447b5.jpg)
ilustrasi laki-laki sedih (unsplash.com/Road Trip with Raj)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Perbatasan Kota yang Hilang03 Des 2021, 21:08 WIB
Editorial Team
EditorE N C E K U B I N A
Related Article
[PUISI] Makam Bagi Suara02 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mencari Ruang untuk Betah02 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Antara Gelap dan Harapan01 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Meremuk Peluk01 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Negeri yang Katanya Baik-Baik Saja01 Sep 2026, 21:02 WIB
[PUISI] Benih Keserakahan01 Sep 2026, 11:07 WIB
[PUISI] Asa yang Terdampar di Langit Malam01 Sep 2026, 06:25 WIB
[PUISI] Mentari yang Lelah Berpijar01 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melalui Kebetulan yang Jadi Pertanda31 Agu 2026, 21:08 WIB
[PUISI] Masih Ingin Menyimpan Sapa31 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Dua Mata Terpejam31 Agu 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Kepulan Asap31 Agu 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Perbincangan Kala Itu31 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Padang Bulan31 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Dirimu yang Kubiarkan Hidup dalam Imajinasi30 Agu 2026, 19:38 WIB
[PUISI] Ayunan di Bawah Pohon30 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tentang Kita30 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Gebyar-Gebyar29 Agu 2026, 19:48 WIB
[PUISI] Tanah Ini Sedang Berduka29 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Membiarkan Sepi Tinggal29 Agu 2026, 05:25 WIB