Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Di Antara Riuh yang Tak Kudengar

[PUISI] Di Antara Riuh yang Tak Kudengar
ilustrasi duduk di halte (pexels.com/Berk Aktas)

Aku berjalan di antara kata-kata yang patah
disusun sembarangan di trotoar basah
Orang-orang berbicara dengan suara gaduh
tapi aku hanya mendengar angin
membawa sunyi ke dalam dadaku

Lampu-lampu jalan berkedip seperti ingatan
sesekali terang, sesekali lenyap
Aku duduk di halte yang lupa menunggu
sementara waktu terus melaju
meninggalkanku tanpa salam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Vita R
EditorVita R
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction