Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Dialog Pertikaian
ilustrasi adu argumen (pexels.com/Timur Weber)

sebilah kata jatuh di antara kita
tajam, menguji seberapa jauh kita bisa bertahan
di atas meja yang sama
suara kita berbenturan, menjelma jelaga

kau menunjuk luka dan aku membela ego
kita sibuk menghitung siapa yang paling lebam
padahal di luar jendela
gerimis menghapus bekas jejak kita yang dulu searah

perdebatan ini seperti lorong tanpa pintu keluar
semakin nyaring kita bicara
semakin jauh kita terlempar
dari pelukan yang pernah terasa hangat

mungkin tak ada pemenang dari pertempuran ini
hanya dua orang yang kelelahan
menunggu salah satu menurunkan senjata
dan memberani diri untuk bilang:
mari, bicara lagi dari awal

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎