Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Dinding Tak Terlihat

[PUISI] Dinding Tak Terlihat
ilustrasi kota kecil (unsplash.com/@almapapi)

Di kota yang ramai, di lorong yang sempit,
Ada kisah berbeda, terukir begitu lekat.
Satu berjalan dengan sepatu mengkilat,
Satu lagi bertelanjang kaki di jalan berdebu pekat.

Di meja mewah, piring-piring berisi,
Di pinggir jalan, lapar menanti.
Di balik kaca, tawa terdengar,
Di trotoar, doa lirih terpendam.

Dinding tak terlihat, tinggi menjulang,
Memisahkan mimpi, membatasi peluang.
Yang satu lahir di istana megah,
Yang lain bertahan di rumah reyot rapuh.

Namun langit tak pilih kasih,
Hujan turun menyentuh semua.
Matahari bersinar tak kenal kasta,
Tapi mengapa manusia lupa?

Bila tangan terulur, gapai yang jatuh,
Bila hati terbuka, derita luruh.
Mungkin dunia tak adil sepenuhnya,
Tapi cinta dan
kasih milik semua.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ika Nurpitasari
EditorIka Nurpitasari
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Mana Aku Kembali

03 Mar 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction