Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Doa yang Kutitipkan pada Semesta

[PUISI] Doa yang Kutitipkan pada Semesta
ilustrasi orang di dekat laut (pexels.com/Mike)

Memilih mengagumimu dalam diam
kupikir akan menjadi hal yang seru
Ternyata aku keliru 

Kupikir berakhir temu
Nyatanya hanya menyisakan pilu
Meski kita masih di bawah langit yang sama
Tuhan belum mengizinkan kita merayakan rasa

Maka kupilih melepaskan
agar tak ada lagi harap
yang berujung kecewa

Harapku sederhana 
jika takdirmu adalah takdirku 
semoga waktu mempertemukan kita
pada saat yang paling tepat

Masih pada langit yang sama
semoga kita tetap saling menjaga
dan menjadi hamba yang dicintai-Nya

Jika benar kita ditakdirkan,
semoga dipertemukan dengan cara istimewa—
melalui cara-cara langit
yang tak semua orang bisa mengupayakannya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Perjanjian Sunyi

06 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Pisau Emas

[PUISI] Pisau Emas

05 Mar 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Mengais Ironi

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction