Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hai, Apa Kabar?

[PUISI] Hai, Apa Kabar?
pixabay

Hai, apa kabar ?

Boleh kan aku menyapa ?

Malam ini rasanya jadi beda

Mungkin karena kita sudah tak saling sapa

Saat ini dering pesan darimu menjadi yang paling aku nanti

 

Aku, kamu, dan paradoks perkenalan kita

Memang situasi yang selalu aku terka bagaimana akhirnya

Saat dimana perkenalan tanpa harus ada pertemuan

Saat dimana ada rasa tanpa harus duduk bersama dalam canda

 

Kita, dua orang yang berada di titik yang berbeda

Tapi kamu seolah memberi pesan bahwa kita tetap harus bertahan di titik kita masing masing

Jangan pernah berusaha untuk membuat titik itu ada tanpa jarak

Namun sepertinya itu sudah terlanjur

Dan sekarang kamu malah membuatku berada di tengah-tengah

Antara kembali atau meneruskan

 

Hai, apa kabar ?

Tidak, kali ini aku bukan untuk menyapa

Aku hanya ingin berkata, terima kasih pernah menjadi teka-teki yang belum sempat aku selesaikan

Terima kasih pernah menjadi rentetan kenangan yang mungkin sesekali aku coba ingat lagi

Maaf, maaf bila aku selalu berisik, mengganggu di waktu ternyamanmu

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction