Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hanya Ilusi

[PUISI] Hanya Ilusi
ilustrasi bunga mawar (Unsplash.com/Marina Yalanska)

Setapak Puan penuh rumput

Hijaunya asri menyejukkan mata

Juga landai, cocok untuk berlarian

 

Lantas Puan mengerling tetangganya

Ada harum hiasi sekelilingnya

Berkat lautan mawar aneka warna

 

Puan terpaku

Ia ingin sentuh kelopaknya

Ingin rasakan keindahan mawar

Ingin miliki warna lainnya

 

Puan tak tahu

Matanya tertutup rayu

Ada luka yang dilahirkan mawar

Pun darah sebab durinya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aurora DJang
EditorAurora DJang
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction