Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Harap Pudar

[PUISI] Harap Pudar
ilustrasi perempuan diam (pexels.com/Eugene Lisyuk)

Di ujung senja yang meredup

Tersisa bayang harapan yang layu

Aku menunggu di batas waktu

Namun langkahmu tak pernah tiba

Janji-janji berbisik perlahan

Larut dalam sunyi yang kian salam

Sekeping rindu terjatuh diam

Hancur di telapak tangan

Waktu meluruh membawa pergi

Sisa mimpi yang kian sepi

Dan aku pun belajar melepaskan 

Harap yang tak lagi kembali

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maftukhatul Azizah
EditorMaftukhatul Azizah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat dari Anak yang Tak Mengerti Perang

15 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction