Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hatiku Jatuh ke Tanah

[PUISI] Hatiku Jatuh ke Tanah
voaindonesia.com

Seperti anak panah tepat membidik sasaran

Dibiarkan sakit

Dicabutpun sakit

Layaknya luka yang kau tinggalkan padaku

 

Sakit hati ini merasuk hingga nurani

Kecewa dan pedih telah kurasakan

Wajahku pucat

Tanganku dingin,

Sedingin sikapmu padaku

 

Percuma aku menjelaskan

Percuma aku bercerita

Tak ada yang mau mendengarkan

 

Ku simpan lara ini

Hingga kapanpun

Dimanapun

Untuk mengingatkanku

Aku tak akan melukai orang lain

Karena aku sudah tahu,

Bagaimana rasanya terluka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
erwanto
Editorerwanto
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction