Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Intuisi Palsu

[PUISI] Intuisi Palsu
ilustrasi dua pasangan (pixabay.com/tumisu)
Share Article

Rayuku tertulis dalam lembar putih

Kadang sajaknya terselip dalam lembar buku harian

Tercatat dalam pena hitam

Kalimatnya acak dan diksi yang berserakan

 

Paragrafku berisikan rindu

Per baitnya bercerita tentangmu

Tentang mata indah dan senyum penuh arti

Menjadikan harapku di angkasa meninggi

 

Namun bukan itu masalahnya

Bukan pula tentang sepasang kekasih yang sedang diliputi cinta

Tapi perihal rasaku yang tak jua berbalas padamu

Banyak puisi ku tulis hanya sampai di dibuku

 

Aku dirundung banyak cinta

Saat kelopak mata menangkap kehadiranmu sempurna

Kamu yang menjadi incaran hati

Pelita pagi, menambah semangatku

 

Jarak memang dekat, tapi nyatanya sapa tak pernah terucap

Mimpi adalah tempat kencan kita

Bertemu, menikmati suasana dalam berdua

Memujamu dalam sebatas semu dan jingga

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Tumbuh dari Luka yang Diberi Ayah

20 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction