Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Istri Bapak

[PUISI] Istri Bapak
Pexels/Juan Pablo

Ini lagu dari Emak
Bersyair sebelum pejam mata
Menangis kering dahaga
Lantunan penuh luka-luka

Ini lagu dari Emak
Perih tiada terkira
Meski sering cengir kuda
Tapi hati kian merana

Ialah istri bapak
Dibawa pulang ke desa
Didapat dari ibukota
Cantik serupa intan dan permata

Ialah istri Bapak
Punya banyak uang dan busana
Berlagak layaknya nyonya muda
Menetap satu atap

Menangis oh menangis
Teriris sudah teriris
Siang malam Emak meringis
Tak lagi dapat senyum tipis

Terluka oh terluka
Susah sekali berusaha tertawa
Pagi petang Emak berdoa
Semoga tanah menimbun kecewa

Jakarta, 22 September 2018

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lily Rosella
EditorLily Rosella
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sajak untuk Rindu yang Tak Pernah Selesai

23 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction