Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Jam Tua di Dinding Rumah
ilustrasi jam dinding tua (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Jarum-jarum bergerak pelan
Namun tak pernah benar-benar berhenti
Membawa pergi hari demi hari
Tanpa meninggalkan suara

Di bawahnya banyak cerita tumbuh
Tawa kecil dan air mata
Pertemuan yang datang diam-diam
Dan perpisahan yang tak diundang

Waktu tidak pernah memilih
Siapa yang boleh tinggal lebih lama
Ia hanya terus berjalan
Dengan langkah yang tak terlihat

Dan jam tua itu tetap berdetak
Seolah sedang mengingatkan
Bahwa segala yang singgah
Sedang belajar menjadi kenangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎