Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Jatuh ini Keras

[PUISI] Jatuh ini Keras
Default Image IDN
Share Article

Silau terik tak pernah dipermasalahkan
Gemerlap langit tidak dihiraukan
Seindah lembayung pun lupa diindahkan
Hanya hujan yang diceritakan
Mempertimbangkan waktu berkencan

Masih di Bumi,
Kecemburuan langit berekspresi
Semesta memisah rasa yang lebih
Tanpa bela, hujan pun bersembunyi
Kelabu awan melengkapi

Kalau tahu kau permukaan keras
Tak berani melambung sampai angkasa
Kalau tahu kau permukaan keras
Hilang kenanku jatuh di sana
Luka dan sisa rindu terpaksa aku rasa

Tuturmu baik
Lakumu saja belum seiring
Dewasa tak nampak dari caramu berpikir
Tak mungkin beriring meski ingin
Hingga lembut paling tentram mengiringi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Harivani Nurwiyati
EditorHarivani Nurwiyati

Related Articles

See More

[PUISI] Rahasia Ombak yang Pulang

15 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tuntutan Zaman

[PUISI] Tuntutan Zaman

14 Jun 2026, 23:48 WIBFiction
[PUISI] DIa yang menghatui

[PUISI] DIa yang menghatui

14 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gigi Bungsu

[PUISI] Gigi Bungsu

14 Jun 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction