Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Katanya Manusia
ilustrasi sosok angkuh (pexels.com/Gustavo Fring)

Katanya manusia
Makhluk berakal sempurna
Rumah bagi kasih
Yang kerap bertingkah dengan selisih
Katanya makhluk berselimut nurani
Sungguh muak, tanpa jarak
Lidah-lidah berubah menjadi pisau
Mengiris bunga yang baru belajar mekar
Serakah sedang bertingkah|
Mendongak angkuh menjarah
Pada binatang-binatang lemah
Di bawah semesta sedang berulah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎