Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Keheningan Malam

[PUISI] Keheningan Malam
ilustrasi seseorang di tengah hujan (pexels.com/Vitaliy Mitrofanenko)

Memutar balik arus kehidupan
Menyapa sebuah kenangan dalam malam yang panjang
Terdengar rintik hujan mengguyur jalanan
Memandang langit yang begitu muram

Tak ada satu pun bintang di atas sana
Hampir sama dengan tidak adanya sebuah harapan untuk bersama
Bahkan kilat pun tak berani menyambar
Semakin sunyi, sepi
Seolah tak ada kehidupan
Semakin malam, semakin hening
Semakin gelap, tiada jalan untuk pulang

Melihatmu dari kejauhan dalam keheningan malam
Terdengar gelak bahagia di sana
Terlihat jelas senyum yang merekah di raut wajahmu
Namun aku masih tidak mengerti
Siapa yang membuatmu kuat hingga detik ini
Meski begitu aku tetap turut berbahagia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction