Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ratapan Sayap Malam

[PUISI] Ratapan Sayap Malam
ilustrasi burung hantu (pexels.com/Erik Carita)

Di dahan sunyi, merapal gelap

Mengharap lentera tanpa memancing gaduh

Malam mengendap di bulu

Bak doa tak sempat pulang

Angin berbisik pada lidah dedaunan

Waktu berhenti di sela napas rimba

Dentum itu mengoyak

Kilat besi menguliti senyap

Peluru menyulam takdir dengan tinta merah

Sayap malam terkulai,

Rembulan tergelincir dari langitnya

Bintang-bintang menahan napas,

Ia dikutuk oleh pelatuk

Di tanah dingin, bulu-bulu jadi abu kenangan

Sementara gelap meratap

Sang pemilik rimba terusir makhluk biadab

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction