Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Keping yang Hilang

Unsplash/Ashkan Forouzani
Unsplash/Ashkan Forouzani

Malam demi malam terlewat temaram
Sendu demi sendu terlalu menderu
Kerling demi kerling jatuh berkeping-keping
Keping demi keping kini telah caing

Keberadaanmu lenyap tanpa kusadar
Sekeping bagian diriku rusak entah sejak kapan
Tanyaku padamu kapan terakhir kali kita berkelakar
Tanyamu padaku apa yang sesungguhnya kita perjuangkan

Begitu sudah apa adanya
Keping yang kukira hilang ialah kamu yang selalu kudamba
Kamu yang kudamba sejatinya memang tiada sejak dulu kala
Yang tersisa nyata hanyalah ilusi perasaan sia-sia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
A L Hapsari
EditorA L Hapsari
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Panduan Sunyi untuk Hati

16 Feb 2026, 20:48 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction