Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sejuta Harapan

[PUISI] Sejuta Harapan
Unsplash/Lina Trochez
Share Article

Di malam yang menangis, menyuguhkan jutaan bintang
Di antara sejuta daun layu yang rindu akan langit
Yang dulu pernah mereka capai
Menahan angan, kini ...

Negeri ini tertutup asap
Asap yang kotor
Hasil dari benalu yang membakar inangnya
Mencoba melumat habis tanah tempat ia berpijak
Tanahnya sendiri.

Mengapa bisa terjadi?
Mengapa menjadi seperti ini?
Ilalang kecil hanya dapat termenung menunggu angin kencang datang
Sementara pohon besar menguatkan akarnya

Di negeri yang tertidur ini
Kami berusaha merombaknya menjadi indah seperti sedia kala
Kamilah sejuta harapan
Yang membawa masa depan

(2016)

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Tumbang di Tanah Surga

14 Jun 2026, 12:07 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction