Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Ketika Luka Mulai Berbicara
Ilustrasi putus pasangan. (pixabay.com/Mohamed_hassan)

Ketika luka mulai berbicara
Dan ego mulai meronta-ronta
Adalanya kau dan aku memilih pergi
Bukan sebab cinta telah tiada

Kau sebut aku kejam
Tapi ini bukan tentang si paling sempurna
Melainkan siapa yang tetap tinggal
Saat keadaan tidak baik-baik saja

Kita telah melewati banyak hal
Tangis, kecewa, dan luka
Namun tanganmu tak lagi tetap sama
Tidak lagi menggenggam tanpa paksa

Kita masih berdiri di tempat yang sama
Namun hati berjalan ke arah yang berbeda
Entah sejak kapan jarak tumbuh
Di antara tangan yang saling bergenggaman

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team