Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kromatika

[PUISI] Kromatika
ilustrasi warna (unsplash.com/David Becker)

Di tempat aku berdiri
Daratan masih hujan saja
Seolah aku ingin punah
Tapi aku masih menunggu
Di antara seribu manusia
Ada yang kelak jawil hatiku

Tiba-tiba semburat bayangmu
Hadir, layaknya konjungsi
Tatapku, bagaikan imaji

Bukan hanya hilangkan kelabu
Lewat perantara batin
Kau ucapkan halo
Sibakkan biru, merah, dan ungu

Sebuah kisah sunyi di malam sepi
Terlalu indah sebenarnya
Namun keromantisan kita
Beresonansi
Wujudkan kromatika

- [BGM: LOONA - Number 1]

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
E N C E K U B I N A
EditorE N C E K U B I N A
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat dari Anak yang Tak Mengerti Perang

15 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction