Rasa benciku tak pernah berkurang
terkungkung dalam kesia-siaan
aku lawan sekuat tenaga, melangkah dalam remang kehidupan
seakan aku dikutuk dunia, mereka menatapku sungkan
tak peduli sejauh mana berjalan
aku masih terperangkap birunya langit dan awan
obsesi dalam senyap bersembunyi dalam ketidakpedulian
tetap bertahan dan membunuhku perlahan
Berbagai tanya yang tak terucapkan
jawaban yang terangkai sendiri kemudian
berbagai isi hati yang tak mau jadi kenyataan
kutelan segala sakit yang mungkin akan aku ucapkan
menjadikanku terlihat seperti orang bodoh tanpa pikiran
meski mungkin sebaliknya
mungkin juga hanya sebuah pembenaran
ramaikan isi kepala, terlintas orang-orang, me-reka ulang
aku tak cukup baik, bahkan jika aku berpikir demikian
![[PUISI] Kutukan Tak Bertuan](https://image.idntimes.com/post/20230726/martino-pietropoli-pirwetos2ma-unsplash-9618e12b975c59c79b1e1427cf3430b0-f09263ab195110194c2f148f51050f5a.jpg)