Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lamunan Delusi

[PUISI] Lamunan Delusi
Unsplash/Walter Walraven

Hari ini seperti biasa, seperti kemarin.
aku sendiri hitam putih. tidak nyata.
tidak ada napas. tidak ada suara.
hanya sepi yang pernah terjadi.

Aku penulis yang berdarah
seperti halaman terakhir yang kehabisan kata-kata.
kutumpahkan seisi maluku hingga kubenci diriku
sampai kau tahu jalan untuk pergi seorang diri.

Kau tidak akan tahu; ada aku tumpukan kertas kosong itu
setiap kata tertulis dari dasar hati yang terabaikan
tidak ada yang peduli, kau berpuisi.
menyeretku menjauh, tenggelamku sendiri, jatuhku lupa,
dan pecahku emosi.

hingga tak kutemukan diriku lagi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Gema Renjana Melabuhkan Sauh

05 Apr 2026, 20:22 WIBFiction
[PUISI] Rindu Rumah

[PUISI] Rindu Rumah

05 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Setipis Alasan

[PUISI] Setipis Alasan

04 Apr 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction