Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Lamunan padamu

[PUISI] Lamunan padamu
ilustrasi seseorang sedang berpikir (pexels.com/@ariel-paredes)

Lamunan cepat di tengah hari:
Jika aku mati lebih cepat, bagaimana
kau akan menghabiskan pasir yang menggunung
dan tanganku tidak hadir di sana untuk mengisi lapar di hatimu
Jangan marah dengan narasi penulis naskah
Aku ini memang hanya aktor ecek-ecek

Pikiran dalam di malam hari:
Jika kau sudah dalam, kapan
aku bisa mengeringkan bola mata yang menggenang
dan tubuhmu tidak hadir di setiap kegelisahan dari langkahku
Jangan hentikan kemarahanku pada sutradara
Kau begitu disia-siakan di film buatannya

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Antara Luka dan Tujuan

31 Mar 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction
[PUISI] Mencari Damai

[PUISI] Mencari Damai

29 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kalian Bisa Apa?

[PUISI] Kalian Bisa Apa?

28 Mar 2026, 21:44 WIBFiction
[PUISI] Merekam Sumbang

[PUISI] Merekam Sumbang

28 Mar 2026, 20:52 WIBFiction
[PUISI] Kelam

[PUISI] Kelam

28 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

28 Mar 2026, 05:25 WIBFiction