Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Langgar Tua

[PUISI] Langgar Tua
ilustrasi orang berdoa (pexels.com/Ali Arapoglu)

Alunan adzan berkumandang
Mengizinkan selimut kerinduan terbentang
Langgar tua bersemayam gagah
Tanpa lampu dan keramik mewah

Kumpulan manusia saling beradu langkah
Pesona langgar tua mengundang semangat membuncah
Menyibak kelambu pekat di awal subuh
Merindukan khusyuk duduk bersimpuh

Dingin tak mampu mengajak tanding
Kegagahan langgar tua tiada banding
Tetesan embun subuh menjadi saksi tanpa suara
Betapa kuat pesona dari langgar tua

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction