Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Langit Pendusta

Yannyannm/instagram
Yannyannm/instagram

Langit cerah itu bohong

Karena yang ada matahari yang menyinarnya

Langit gelap itu bohong

Karena matahari yang tenggelam tanpa sisa

 

Matahari Sebabnya

Langit mendung pun terkadang bohong

Bukan tangis yang datang, tapi memendamnya sendiri

Berbohong pada yang ingin ia hendaki

 

Rasa yang ingin menangis tapi ia pendam

Kala hujan turun, ia bernapas lega

Karena sesuatu yang menyakitkan bisa ia tumpahkan

Satu pintaku kala sinarnya redup, istirahatlah

Karena aku tahu, jalan tanpa arah itu melelahkan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
erwanto
Editorerwanto
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Halte, Hujan, dan Kartu Nama

07 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction